Mengapa hasil pemeriksaan AML berbeda antar platform?
Hasil pemeriksaan AML bisa berbeda antar platform karena beberapa alasan:
1. Kebijakan AML yang berbeda. Beberapa bursa menerapkan aturan yang lebih ketat dan memblokir tautan apa pun ke mixer atau pasar gelap, sementara yang lain lebih fleksibel, terutama saat menangani transaksi kecil atau lama.
2. Berbagai basis data alamat berisiko. Setiap platform menggunakan sumber data dan algoritmanya sendiri untuk mengidentifikasi dompet "kotor", sehingga daftar internalnya tidak selalu cocok.
3. Kedalaman analisis blockchain yang berbeda-beda. Satu bursa mungkin hanya memeriksa dompet yang secara langsung mengirimkan dana, sementara bursa lain dapat menganalisis seluruh rantai transaksi beberapa langkah mundur dan mendeteksi risiko dari tautan sebelumnya.
4. Yurisdiksi dan peraturan yang berbeda. Platform beroperasi berdasarkan hukum negara masing-masing, dan persyaratan AML bervariasi di berbagai wilayah seperti Uni Eropa, AS, dan Asia. Analogi sederhananya dapat direpresentasikan dalam keamanan bandara, di mana setiap pos pemeriksaan memiliki tujuan keselamatan yang sama, tetapi menggunakan prosedur dan tingkat ketelitiannya sendiri.