Apa itu pedagang kripto

Pada tahun 2025, istilah “crypto merchant” semakin sering digunakan. Di balik nama yang terdengar rumit ini ada gagasan yang cukup sederhana, yang membantu bisnis beroperasi lebih cepat dan lebih hemat biaya. Cryptocurrency bukan lagi sekadar topik di berita; kini telah menjadi alat praktis yang digunakan oleh korporasi besar maupun toko online kecil di seluruh dunia. Di bawah ini, kita akan membahas perusahaan mana saja yang sudah menerima pembayaran dalam cryptocurrency dan bagaimana cara mereka melakukannya.

Apa Itu Crypto Merchant?

Bayangkan seorang kasir toko biasa atau pemilik situs web pakaian. Jika mereka hanya menerima uang tunai atau kartu, mereka adalah merchant biasa. Namun begitu mereka menambahkan opsi untuk membayar pembelian dengan koin digital, mereka menjadi crypto merchant.

Crypto merchant adalah perusahaan atau individu mana pun yang menjual barang atau jasa dan secara resmi menerima pembayaran dalam cryptocurrency. Untuk melakukan ini, mereka tidak perlu membangun sistem rumit dari nol. Biasanya, mereka cukup menghubungkan “asisten” khusus ke situs web mereka — sebuah crypto payment gateway yang menangani semua pekerjaan teknis untuk menerima cryptocurrency sebagai pembayaran.

What Is a Cryptocurrency Merchant

Manfaat Menerima Cryptocurrency sebagai Pembayaran

Mengapa semakin banyak pengusaha memutuskan untuk menjadi crypto merchant? Ini bukan sekadar tren, melainkan keputusan yang masuk akal. Pada tahun 2026, metode pembayaran ini memiliki beberapa keunggulan penting dibandingkan bank tradisional.

  • Hemat biaya. Saat membayar dengan kartu, bank mengenakan komisi atas jumlah pembayaran untuk acquiring. Jika klien melakukan pembayaran dari luar negeri, biayanya bisa meningkat hingga 4 sampai 8%. Sebagai perbandingan, crypto merchant membayar jauh lebih sedikit. Cryptocurrency payment gateway biasanya memiliki biaya yang lebih rendah, sehingga perusahaan bisa memperoleh lebih banyak atau memberikan diskon kepada pelanggan mereka.

  • Pemrosesan pembayaran cepat. Transfer bank standar dapat memakan waktu 3 hingga 5 hari kerja. Dengan cryptocurrency, semuanya terjadi jauh lebih cepat: sebagian besar transaksi dikonfirmasi dalam hitungan menit, dan hampir selalu prosesnya memakan waktu kurang dari satu jam. Ini membantu bisnis menghindari downtime dan mengedarkan pemasukan mereka lebih cepat.

  • Bekerja dengan seluruh dunia tanpa batas. Bank bisa tutup pada akhir pekan atau hari libur, dan transfer internasional dapat memakan waktu hingga lima hari. Cryptocurrency selalu tersedia—24 jam sehari, 7 hari seminggu. Bagi penjual, ini berarti mereka dapat menjual produk mereka kepada siapa pun di planet ini yang memiliki koneksi internet, tanpa menunggu persetujuan bank.

  • Menarik pelanggan baru. Menambahkan cryptocurrency sebagai metode pembayaran meningkatkan akuisisi pelanggan dengan membangun loyalitas di antara pembeli yang ingin menggunakan aset digital. Pelanggan sering memilih toko yang menerima mata uang digital hanya karena mereka merasa itu lebih nyaman dan familiar.

  • Privasi dan keamanan. Saat menerima pembayaran kartu, Anda membagikan sejumlah besar data kepada bank. Saat menerima pembayaran cryptocurrency, transaksi terjadi secara "covertly". Ini memastikan kerahasiaan transaksi bagi pembeli maupun penjual.

Apa yang Anda Butuhkan untuk Menjadi Merchant Cryptocurrency?

Menjadi crypto merchant saat ini jauh lebih mudah daripada lima tahun lalu. Prosesnya menjadi jelas dan mudah diakses, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman pemrograman. Berikut hal-hal utama yang perlu Anda pertimbangkan.

  • Memilih metode penerimaan pembayaran. Ada dua opsi utama. Opsi pertama: terhubung ke payment gateway yang siap pakai. Ini mirip dengan memasang mesin EDC biasa, hanya saja online. Layanan ini akan secara otomatis membuat tombol untuk situs web Anda, menghasilkan QR codes untuk pembayaran, dan bahkan dapat langsung mengonversi crypto yang diterima menjadi stablecoins, sehingga bisnis Anda tidak bergantung pada fluktuasi nilai tukar. Opsi kedua adalah menerima pembayaran langsung ke wallets Anda dengan memberikan pelanggan alamat personal wallet Anda. Metode ini hanya cocok untuk bisnis kecil dengan omzet rendah.

  • Kepatuhan hukum dan regulasi. Untuk beroperasi secara resmi, merchant harus mengonfirmasi bahwa bisnis mereka legal. Proses ini disebut KYB (Know Your Business). Anda perlu memberikan dokumen perusahaan Anda kepada layanan pembayaran. Mematuhi regulasi anti-money laundering (AML) juga penting saat memilih platform: sistem modern secara otomatis memeriksa apakah dana masuk terkait dengan transaksi mencurigakan apa pun.

  • Memilih opsi integrasi. Sangat penting untuk memilih format integrasi pembayaran yang nyaman dan cocok untuk situs web atau app Anda. Misalnya, Cryptomus menawarkan berbagai opsi integrasi, mulai dari APIs (untuk kustomisasi oleh developer) hingga ready-made plugins untuk sistem e-commerce populer yang dapat dihubungkan tanpa coding.

  • Pajak dan pelaporan. Di sebagian besar negara, cryptocurrency dianggap sebagai properti. Ini berarti penjual harus mencatat harga coin pada saat penjualan untuk melaporkannya dengan benar kepada otoritas pajak. Banyak layanan merchant modern dapat menghasilkan laporan semacam itu secara otomatis. Pastikan untuk memeriksa situasi pajak cryptocurrency terkini di negara Anda.

  • Keamanan. Merchant yang baik selalu menjaga keamanan dana. Ini dicapai dengan menggunakan cold wallets (perangkat mirip flash drive yang tidak terus-menerus terhubung ke internet) dan verifikasi 2FA. Jika sebuah bisnis menyiapkan semuanya dengan benar, bisnis tersebut dapat mulai menerima pembayaran dalam beberapa hari setelah peluncuran.

Crypto Merchant Populer

Saat ini, ratusan merek global terkenal telah menjadi crypto merchant. Ini membuktikan bahwa teknologinya andal dan nyaman bagi jutaan orang. Berikut 10 contoh menonjol perusahaan yang menerima crypto.

1. Microsoft. Raksasa IT ini mulai menerima Bitcoin sejak 2014. Saat ini, Anda dapat menggunakan mata uang digital tersebut untuk top up saldo dan membeli game Xbox, software komputer, atau langganan layanan kantor. Perusahaan ini mendukung tidak hanya Bitcoin tetapi juga coin populer lainnya.

2. AT&T. Salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di dunia (USA); perusahaan ini memungkinkan pelanggan membayar tagihan ponsel dan internet mereka dengan cryptocurrency melalui sistem BitPay. Ini sangat nyaman bagi mereka yang ingin mengelola semua pengeluaran dari satu digital wallet.

3. Tesla. Produsen mobil listrik terkenal yang dipimpin Elon Musk ini secara aktif mendukung inovasi. Saat ini, Anda dapat membeli aksesori bermerek, pakaian, dan suvenir di toko online mereka menggunakan Dogecoin (DOGE). Perusahaan ini menjadi simbol bagaimana crypto mulai menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para pengemudi.

4. Twitch. Platform populer untuk live streaming dan video games ini memungkinkan penonton mendukung creators favorit mereka dan membeli mata uang native situs dengan cryptocurrency. Karena audiens Twitch didominasi anak muda, metode pembayaran ini menjadi sangat populer.

5. Starbucks. Jaringan kedai kopi terkenal ini telah menerapkan pembayaran cryptocurrency melalui app Bakkt khusus. Pelanggan dapat mengonversi aset digital mereka menjadi saldo kartu Starbucks dan membeli kopi. Mereka juga meluncurkan program loyalitas di mana pelanggan menerima digital tokens unik (NFTs) untuk pembelian.

6. Newegg. Salah satu retailer terkemuka dunia untuk computer hardware dan electronics, mereka termasuk yang pertama menerima pembayaran crypto dan kini menerima hampir semua digital currencies. Bagi mereka yang merakit komputer sendiri, membayar dengan crypto sudah menjadi hal yang umum.

7. AirBaltic. Maskapai Latvia ini mencetak sejarah sebagai maskapai pertama yang menjual tiket dengan Bitcoin. Ini memungkinkan pelancong dari seluruh dunia memesan penerbangan tanpa repot menukar mata uang di bank.

8. ExpressVPN. Layanan internet yang aman ini secara logis memutuskan untuk menerima anonymous payments. Pelanggan dapat membayar koneksi mereka menggunakan Bitcoin dan mata uang lainnya, sambil mempertahankan privasi sepenuhnya.

9. Jomashop. Jika Anda ingin membeli jam Swiss mewah atau tas desainer, toko ini menerima cryptocurrency. Ini membantu pelanggan melakukan pembelian besar dengan cepat, tanpa terbentur batas kartu bank tradisional.

10. AMC Theatres. Jaringan bioskop terbesar di dunia secara resmi menerima cryptocurrency untuk tiket dan popcorn. Menurut perusahaan itu sendiri, pada tahun 2025, sekitar 14% dari seluruh penjualan online mereka akan dilakukan menggunakan aset digital, Apple Pay, dan metode modern lainnya.

Crypto merchant saat ini bukan sekadar “toko masa depan”; mereka adalah kenyataan. Meski setiap negara memiliki aturannya sendiri, tren umumnya jelas: pembayaran dengan uang digital semakin meluas dan semakin diatur, membuka cakrawala baru bagi bisnis dan membantu mereka menghemat uang.

Kami berharap artikel ini membantu Anda memahami crypto merchant. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan ajukan di kolom komentar!

Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum.

Beri nilai artikel

Postingan sebelumnyaTom Lee Memperkirakan Ethereum Mencapai $7K hingga $9K pada 2026

Jika Anda memiliki pertanyaan, tinggalkan kontak Anda, dan kami akan menghubungi Anda kembali

banner

Sederhanakan Perjalanan Kripto Anda

Ingin menyimpan, mengirim, menerima, mempertaruhkan, atau memperdagangkan mata uang kripto? Dengan Cryptomus, semuanya mungkin — daftar dan kelola dana mata uang kripto Anda dengan perangkat praktis kami.

Memulai

banner

komentar

0

0